“Menjadi
santun, jujur, hemat, dan rajin“, itulah petikan kata yang diucapkan oleh Arif
Rahman sebagai salah satu narasumber Kick Andy . Selain itu, ada juga Muthia
sang montir perempuan, Indah yang berprofesi sebagai pengantar jemput anak
sekolah ( ojek ), dan Herry seorang juragan telor asin. Walaupun mereka memiliki
keterbatasan dalam hal finansial, tapi tidak pernah pantang menyerah untuk
tetap bersekolah.
Berikut
adalah kisah narasumber Kick Andy pada topic “AYO SEKOLAH” :
1. Muthia
Montir,
ketika mendengar kata itu, mungkin yang terfikir oleh kita adalah bengkel,
kotor dan mayoritas yang berfrofesi sebagai montir merupakan seorang laki-laki.
Namun tidak demikian dengan Muthia, seorang siswa SMK kelas 2 menjalani profesi
sebagai montir, walau hanya bekerja 3 jam sehari setelah pulang sekolah, tapi
pekerjaan sebagai montir tetaplah merupakan pekerjaan yang berat. Walau
berprofesi sebagai montir, Muthia tidak melalaikan kewajibannya sebagai seorang
pelajar, bahkan di kelasnya, Muthia selalu mendapatkan peringkat tiga besar.
Muthia berucap bahwa melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan laki-laki dan
apabila dilakukan perempuan bukan merupakan sesuatu yang tabu.
2. Indah
Teriknya
panas matahari tidak menyurutkan tekat Indah untuk mencari nafkah dengan cara
menjadi seorang tukang ojek yang mengantar jemput anak sekolah di sekitar
rumahnya, walau menempuh jarak belasan kilometer tetap Indah lakukan. Mahasiswi
Jurusan Bahasa Indonesia ini mengaku tidak malu melakukan pekerjaan sebagai
tukang ojek. Indah menuturkan, selama pekerjaannya halal, tidak ada kata malu
untuk melakukan suatu pekerjaan tersebut. Sudah tiga tahun Indah melakukan
profesi sebagai tukang ojek dan tetap berprestasi di sekolah walaupun di
kuliahnya sekarang.
3. Herry
Walau
hidup dalam keluarga pengemis, tidak menjadikan Herry untuk malas sekolah.
Sejak kecil Herry menginginkan untuk bisa bersekolah seperti anak-anak yang
lainnya. Walau dengan keterbatasan yang ada, Herry tetap melanjutkan pendidikan
sampai bangku Sekolah Menengah Atas. Bahkan sekarang Herry yang duduk di bangku
SMA kelas 2 merupakan seorang ketua OSIS. Utuk meringankan beban orang tuanya,
Herry mengembangkan bisnis telor asin yang dia dapat dari pelatiah wirausaha
sewaktu duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Dari hasil berjualan telor
asin, Herry bisa meraup keuntungan sebesar 300 ribu per bulan. Disamping
kesibukannnya di sekoah dan berwirausaha, Herry uga tidak lupa pada
almamaternya sewaktu di SMP. Sekarang Herry juga menjadi staff pengajar
Matematiak di sekolah gratis dekat rumahnya.
Dari
ketiga kisah di atas, kita bisa mengmbil hikmahnya, bahwa walaupun dalam
keadaan keterbatasan, pendidikan merupakan hal yang wajib dijalani untuk hidup
yang lebih baik. Dalam acara Kick Andy kali ini, Arif Rahman juga memberikan
tips jitu untuk meraih kesuksesan dengan rumus AKU, yaitu Ambisi dan cita-cita,
Kemauan, dan yang terakhir adalah Usaha.
Kunjungan
intelektual ke Kick Andy yang dilaksanakan pada 28 Maret 2012 diawali dengan
berwisata sejarah ke Monumen Nasional (Monas) dan selanjutnya berwisata rohani dengan sholat
dzuhur di masjid Istiqlal.
Sekitar
pukul 15.45 WIB, rombongan HmI STT Tekstil meluncur ke Metro TV di Jl.Pilar Mas Raya Kav. A-D,
Kedoya – Kebon Jeruk, Jakarta 11520 . Sebelum on air, pihak Kick Andy juga mempersiapkan coffe break dan snack untuk peserta yang menunggu di
lobi Metro TV. Kick Andy bekerjasama
dengan PMI memfasilitasi donor darah setiap hari rabu. Kesempatan ini tidak
dilewatkan oleh para peserta yang ingin menyumbangkan darahnya untuk
kemanusiaan. Beberapa kader HmI juga ikut menyumbangkan darahnya, tidak kurang
dari 5 kader HmI ikut berpartisipasi dengan cara mendonorkan darahnya.
Sekitar
pukul 18.55 para peserta yang berjumlah tidak kurang dari 300 orang dipersilahkan
masuk ke studio. Tepat pukul 19.05 acara taping talks show Kick Andy dimulai
dengan penampilan Rendy Ahamd yang merupakan pemeran Arai dalam filem Sang
Pemimpi dengan menyanyikan lagu Meraih Mimpi. Selelah “Arai” selesai menyanyikan
lagu, pembawa acara Kick Andy, Andy F Noya muncul dan menyapa semua penonton
yang ada di studio.
Acara
Talk Show yang sesekali diselingi dengan guyonan khas Andy F Noya tidak terasa
sudah melewati 7 sekmen yang berlangsung selama 2 jam. Seperti biasa di akhir
acara, Kick Andy membagikan buku untuk semua penonton yang berada di studio.
Kali ini buku yang dibagikan adalah sebuah novel inspiratif yang terinspirasi
dari kisah nyata yang berjudul “ Anak-Anak Langit” .
Akhirnya,
selamat “menonton dengan hati” Acara Kick Andy yang tayang setiap hari jumat 21.30 WIB dan siaran ulangnya
setiap hari minggu 15.30 WIB di
Metro TV. Tunggu kegiatan HmI STT Tekstil lainnya, yang tentunya bisa
bermanfaat untuk banyak orang.
Salam
Hijau Hitam, YAKUSA ( Yakin Usaha Sampai ) !
By LeeBsniz