Total Tayangan Halaman

Kamis, 28 April 2011

Timbang-timbang, ku menunggu



Keterbatasan alat memnag berdampak cukup signifikan. Ini terjadi pada saat praktek yang mengharuskan kita menggunakan timbangan. Timbangan yang etrsedia Cuma satu yang harus digilir sebanyak 14 orang, yaaaa memakan waktu yang cukup lama. Sampe-sampe kita harus mengantri ( wah kaya ngantri BLT aja ni ). Repooooot banget deh, jadinya waktu kita untuk praktek, terbuang sayang.
Kejadian ini etrnyata bukan saja dieluhkan oleh mahasiswa baru, namun kaka tingkat juga mengeluhkan tenteng keterbatasan timbangan ini. Yaaa gimana bisa mau fast, kalo waiting melulu, cape deh.
Kacamata ini bisa dilihat, bahwa menimbang sesuatu memang perlu, tapi alangkah bijaknya kita menimbang dengan hati yang suci.
Nulisnya dikit dulu aja yaaa, coz pas lagi nulis post-an ini, dalam kondisi on namun night mood on. Bawaanya tidur dulu aja, alhasil segini deh tulisan yang bisa di-share. Lain kali ditambah deh, tunggu yaaaaa! Orang sabar disayang looooh ( disayang mau yang menyayang ).

Butterfly in here !


Ketika sedang asyik berselancar internet gartisan di ruang wifi di kampus tercinta, tiba-tiba nemplok begitu saja ni kupu-kupu cantik nan besar di lantai. Alangkah kaget bercampur takjub nan bertanya-tanya, darimana datangnya makhluk karya sang penciptaini?
Dengan insting pemotret, diambilah hape tercinta dan langsung kamera hape diarahkan ke kupu-kupu jumbo ini dan langsung saja diambil gambarnya yang hasilnya bisa di lihat sekarang. Wah-wah, bisa jadi bahan blog juga ya,,,,,. Kampus tercinta ini memang unik, sampe-sampe si bongsor butterfly memilih pendaratanya di sini. Tapi, sekarang kemana ya rimbanya? Jadi kangen ih !
Kacamata pemotret bisa membidik, bahwa hal apapun bisa jadi BERITA.

Pintuku jebol, kacaku retak, dan atapku bocor


Alangkah malangnya nasib tempat ibadahku yang hampir setiap hari aku bersujud di sana. Pintun kamar mandinya jebol, kacanya retak, dan pada saat hujan deras, atapnya bocor. Mungkin situasi ini luput dari perhatian pihak atas, karena kejadian ini idensial. Saya yang seperempat waktu di kampus dihabiskan di masjid, jadi tau dan mengalami kejadian ini. Saya mengungkap dan membedah masalah ini, bukan untuk menjelek-jelekan dan membongkar aib negative dari intern, namun hanya ingin membuka mata saja dan mengungkapkan isi hati unek-unek yang bingung mau dilampiaskan dimana. Tentunya tak hanya yang dari sisi kekurangan saja yang akan dibedah, namun di lain waktu pasti akan dibongkar dan diungkap sisi positif dari kampus tercinta ini. Bukankah bijak menerima kritikan untuk perbaikan ke depan dan introspeksi sebagai sarana menuju penyempurnaan.
Yang dapat dilihat dari kacamata kali ini adalah . . . bukankah tempat ibadah itu seharusnya aman, nyaman, dan suci.

Selasa, 26 April 2011

Mobil Pa Jangan

Mobil Pa Jangan


Di kampus tercintaku ( Salah satu Sekolah Tinggi Negeri di Bandung ) terdapat pemandangan yang sungguh menarik perhatian. Betapa tidak, di depan masjid Litta teronggok ‘besi kokoh’ yang sudah tidak bugar lagi. Entah sejak kapan mobil ( mungkin bisa disebut bus ) ini berada di sana. Namun sejak saya ( Yogie Al-Muchtar) pertama kali menginjakan kaki di kampus tercinta, mobil ini sudah dengan santainya parkir. Memang sudah beberapa kali pindah tempat, namun Cuma beberapa meter saja and hanya pindah kiblat ( ya sama aja kali gak move, alias cicing wae ).
Alangkah lucunya negeri ini .. aduh-aduh, jadi kaya judul filem ya, hehe , , , Wooow jadi mulai ngaco ni,,, hayu ah nyambung lagi ke pembahasan.
Ya Alangkah produktif dan bergunanya apabila mobil ini bisa direparasi dan diremajakan kembali, supaya apabila kita piknik atau berkaryawisata ilmiah alias kunjungan industry, bisa digunain tuh mobil ini. Sangat amat lumayan kaaaaan untuk menghemat pengeluaran.
Kalo begini jadinya, Pa Jangan diem aja dong !. Mungkin sudah bergerak, tapi ko gak kerasa ya,,,. Memang, saya tidak tau ada apa yang mendorong perbaikan mobil ini tak kunjung dilakukan, namun sebagai Mahasiswa di kampus tercinta ini, boleh doong mempertanyakan, kemana si . . . ( sensor dulu ah, cz dah tau meurun apa maksudnya, kalau gak tau, tanya mbah gooogle aja ya, kali aja ada jawabannya, hahay ).
Sebagai pamungkas, bisa dilihat dari KACAMATA YOGIE bahwa pengoptimalan infrastruktur di sini masih belum memuaskan, tapi sebagai . . . lagi-lagi mahasiswa, tak hentinya saya berharap semua menjadikan penambahan-penambahan perbaikan menjadi motto dalam kehidupan.
Faktanya, pertanggal 15 April 2011 . . . mobil tua ini masih tidak beranjak dari singgasananya.