Total Tayangan Halaman

Selasa, 26 April 2011

Mobil Pa Jangan

Mobil Pa Jangan


Di kampus tercintaku ( Salah satu Sekolah Tinggi Negeri di Bandung ) terdapat pemandangan yang sungguh menarik perhatian. Betapa tidak, di depan masjid Litta teronggok ‘besi kokoh’ yang sudah tidak bugar lagi. Entah sejak kapan mobil ( mungkin bisa disebut bus ) ini berada di sana. Namun sejak saya ( Yogie Al-Muchtar) pertama kali menginjakan kaki di kampus tercinta, mobil ini sudah dengan santainya parkir. Memang sudah beberapa kali pindah tempat, namun Cuma beberapa meter saja and hanya pindah kiblat ( ya sama aja kali gak move, alias cicing wae ).
Alangkah lucunya negeri ini .. aduh-aduh, jadi kaya judul filem ya, hehe , , , Wooow jadi mulai ngaco ni,,, hayu ah nyambung lagi ke pembahasan.
Ya Alangkah produktif dan bergunanya apabila mobil ini bisa direparasi dan diremajakan kembali, supaya apabila kita piknik atau berkaryawisata ilmiah alias kunjungan industry, bisa digunain tuh mobil ini. Sangat amat lumayan kaaaaan untuk menghemat pengeluaran.
Kalo begini jadinya, Pa Jangan diem aja dong !. Mungkin sudah bergerak, tapi ko gak kerasa ya,,,. Memang, saya tidak tau ada apa yang mendorong perbaikan mobil ini tak kunjung dilakukan, namun sebagai Mahasiswa di kampus tercinta ini, boleh doong mempertanyakan, kemana si . . . ( sensor dulu ah, cz dah tau meurun apa maksudnya, kalau gak tau, tanya mbah gooogle aja ya, kali aja ada jawabannya, hahay ).
Sebagai pamungkas, bisa dilihat dari KACAMATA YOGIE bahwa pengoptimalan infrastruktur di sini masih belum memuaskan, tapi sebagai . . . lagi-lagi mahasiswa, tak hentinya saya berharap semua menjadikan penambahan-penambahan perbaikan menjadi motto dalam kehidupan.
Faktanya, pertanggal 15 April 2011 . . . mobil tua ini masih tidak beranjak dari singgasananya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar