Total Tayangan Halaman
Kamis, 28 April 2011
Pintuku jebol, kacaku retak, dan atapku bocor
Alangkah malangnya nasib tempat ibadahku yang hampir setiap hari aku bersujud di sana. Pintun kamar mandinya jebol, kacanya retak, dan pada saat hujan deras, atapnya bocor. Mungkin situasi ini luput dari perhatian pihak atas, karena kejadian ini idensial. Saya yang seperempat waktu di kampus dihabiskan di masjid, jadi tau dan mengalami kejadian ini. Saya mengungkap dan membedah masalah ini, bukan untuk menjelek-jelekan dan membongkar aib negative dari intern, namun hanya ingin membuka mata saja dan mengungkapkan isi hati unek-unek yang bingung mau dilampiaskan dimana. Tentunya tak hanya yang dari sisi kekurangan saja yang akan dibedah, namun di lain waktu pasti akan dibongkar dan diungkap sisi positif dari kampus tercinta ini. Bukankah bijak menerima kritikan untuk perbaikan ke depan dan introspeksi sebagai sarana menuju penyempurnaan.
Yang dapat dilihat dari kacamata kali ini adalah . . . bukankah tempat ibadah itu seharusnya aman, nyaman, dan suci.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



kalo bisa perbaiki ya paaaaa !
BalasHapus